GhostShark di Laut Sulawesi

Posted on 7 September 2010

4


Suatu karunia dimiliki oleh laut Indonesia, eksotisme kedalaman lautnya memang mengagumkan. Flora fauna langka dan unik sering kali ditemukan oleh para peneliti-peneliti laut. Seperti yang baru-baru ini dilakukan melalui ekspedisi menggunakan Kapal Riset Okeanos Explorer milik Amerika yang berisi 32 Ilmuwan asal Indonesia dan 12 Ilmuwan Amerika yang telah berhasil menemukan keanekaragaman hayati yang menakjubkan, tepatnya di kedalaman ribuan meter Lautan Sulawesi.

ghostshark

Saat ekspedisi, para ilmuwan melalui peralatan canggih mereka, berhasil menangkap beberapa gambar menakjubkan yang salah satunya adalah Ikan Chimaera atau ghostshark. Menurut National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), GhostShark merupakan ikan yang berkerabat dekat dengan hiu dan dimungkinkan berumur 400 Juta tahun.

Keunikan Ghostshark adalah meskipun di gelapnya kedalaman laut, ikan ini ternyata masih dapat mendeteksi mangsanya dengan menggunakan reseptor yang sangat peka listrik dan terletak di atas kepala mereka. Reseptor tersebut dapat menangkap suatu bidang listrik mangsa lain, sehingga mangsa dapat terdeteksi dengan mudahnya.

Kemudian, masih banyak lagi yang ditemukan oleh peneliti Okeanos Explorer 2010 di sekitaran Laut Sulawesi, seperti Mentimun Laut (Sea Cucumber) yang berwarna pink. Teripang laut ini ditemukan di sebuah jurang laut berkedalaman 3.205 meter (10.515 feet) pada 27 Juli lalu. Ketika terancam, teripang ini akan mengeluarkan suatu benang dari tubuhnya yang akan menjerat musuhnya. Dan

sea cucumber

yang lebih menakjubkan lagi adalah, hewan ini dapat merusak tubuhnya sendiri demi bertahan hidup dari mangsa, meskipun begitu tubuh-tubuh yang dirusak atau dimutilasi itu dapat tumbuh kembali seperti sedia kala, sehingga musuh akan mengira hewan ini telah mati.

Sebenarnya masih banyak lagi temuan-temuan Tim Indonesia Ekspedisi Sangihe Talaud atau Index/Satal 2010 dengan menggunakan Kapal Riset Okeanos. Mereka juga berhasil menemukan sebuah Cerobong Asap Gunung Api Bawah Laut di Sangihe tersebut, namun Anda dapat melihatnya di situs resmi NationalGeoghraphic untuk lebih jelas dan detil temuan biota-biota laut di atas.

Indonesia masih menyimpan keindahannya. Jangan sampai diklaim “Negara Tetangga” lagi ah ! Hehehe😆

Ditandai: , , , ,
Posted in: Sains