Bunga

Posted on 29 Mei 2010

0


Usaha, ikhtiar, berdo’a dan tawakkal. Itulah yang akhir-akhir ini aku lakukan. Entah mengapa, setiap waktu setiap ku mengingat seseorang, saya berusaha mengingat Sang Pencipta, dengan berharap akan mendapatkannya atau mendapat ketenangan hati walaupun tidak dapat meraihnya. Hati kecil selalu berontak, tidak mau melepas dan menghilangkannya. Tapi sulit bagi hidupku jika tidak  kulupakan.

Seluruhnya merupakan dorongan manusia untuk mendapatkan kepuasan lahir dan batin. Kepuasan yang mungkin akan membawanya menuju kebahagian, padahal tidak. Mungkin awalnya manis dan menyenangkan namun diakhir akan banyak dibuang sayang, hanya menjadi sepah.

Kali ini, aku benar-benar dibuat jungkir balik untuk mendapatkannya. Tidak pagi, tidak sore, bahkan malam pun aku menunggumu, walau hanya sebutir sms datang. Oh, siapakah dirimu? Sehingga membuat hati ini begitu sesak, begitu bergejolak untuk segera memeluk hatimu?

Sebuah bunga yang berada di tepi jurang, sangat indah dipandang, bahkan baunya pun semerbak jika orang lain melewatinya. Tidak mungkin orang mengambilnya karna bunga tersebut berada di tepi jurang. Ada yang berkata, “Mungkin akan kudapatkan!”, tapi ternyata tidak hanya di tepi jurang yang membuat bunga tersebut sulit di dapat. Bunga tersebut sudah lama dijaga seekor singa.

Mana mungkin ada orang yang bisa meraihnya, memandangnya pun takut disergap sang singa. Namun, ada orang yang bertanya, “Apakah singa tersebut yang memiliki bunga itu?”, tentu akan dijawab “tidak”. Karna singa tak mungkin menyukai bunga. Lantas, siapakah yang memiliki bunga tersebut, kenapa sampai sang singa menjaganya?

Kurasa aku masih bisa mendapatkannya, walau hati ini dirobek oleh sang singa, walau raga ini mungkin terjatuh ke jurang yang dalam itu. Pasti aku bisa. Hati ini terus bergejolak. Tidak pasti. Berusahalah dan keberuntungan tidak akan mungkin lari, keberuntungan selalu datang jika kita selalu berusaha. Hingga nanti.

Ditandai: ,
Posted in: Uncategorized