[Inilah] Akal Sehat Kita

Posted on 13 Maret 2010

4


bentrokan di mana-mana

Apa yang ada dibenak masyarakat Indonesia saat ini, khususnya yang beragama Islam ? Bulan Rabi’ul Awwal atau Bulan Maulid, Bulan dimana Rosulullah SAW lahir ke dunia, Bulan yang insya Allah akan dipenuhi dengan keberkahan. Pasti kita tahu akhir-akhir ini banyak terjadi keributan. Mahasiswa, pejabat, masyarakat, dan hampir seluruh lapisan masyarakat tidak dapat menahan emosinya.

Padahal di Bulan yang penuh dengan maghfiroh ini kita semua dituntut untuk selalu meneladani berbagai akhlak-akhlak yang terpuji seperti yang dicontohkan oleh Rosululloh SAW. Akan tetapi lagi-lagi akal sehat telah hilang disebagian besar masyarakat kita. Kekerasan, radikalisme, amarah, pengrusakan bahkan pembunuhan dimana-mana ! debat atau diskusi mode gontok-gontok’an sering kita temukan di televisi.

Terus mana kelembutan diri kita ? Mana sopan santun ? dan mana akal sehat kita ? Tidak dapatkah kita bersikap lebih dingin sedikit untuk menyelesaikan masalah tersebut sehingga tidak terjadi kerugian material atau non-material di berbagai tempat. Padahal sebenarnya inilah Bulan Maulid yang kita tunggu-tunggu, Bulan agar kita selalu mencontoh apa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW kepada kita semua.

Saya sendiri melihat di TV, mahasiswa banyak sekali yang melakukan aksi-aksi demo, apa maksud dari demo tersebut ? mereka hanya akan mengumbar nafsu amarah belaka ? tidak memikirkan apa yang nantinya akan terjadi. Sedih sekali, karna saya sendiri juga termasuk mahasiswa.

Pagi ini hati saya juga seperti hancur. Oleh karena waktu itu saya berkunjung ke rumah tetangga untuk sekedar nonton TV dan memperbincangkan kegiatan hari-hari seperti biasa. Tetangga saya tersebut merupakan seorang pekerja buruh bangunan, tidak pernah meresakan bangku sekolah, dan rumahnya pun sangat sederhana, maklumlah orang desa.

Waktu itu kebetulan, diberita pagi TV sedang memberitakan demo sekelompok mahasiswa yang dengan bangganya dan dengan ramai-ramainya melempari gambar Presiden Amerika dengan sepatu. Dibenak mahasiswa yang melakukan tersebut, Obama telah melakukan banyak kesalahan saat memerintah sebab Amerika masih melakukan serangan di Irak atau negara timur tengah lainnya.

Namun dibenak tetangga saya ini dia berkata, “Kuwi maksudte piye? Mung ngunu wae koq di demo? Mahasiswa nduwe akhlak opo ora sih?” (Itu maksudnya bagaimana? Cuma begitu saja di demo? Mahasiswa itu punya akhlak tidak sih?) langsung saja saya yang sebagai mahasiswa merasa miris akibat tanggapan tetangg saya. Miris dan menahan tangis karna kita sebagai makhluk intelek dan telah banyak mengenyam bangku pendidikan, kalah dengan orang yang tidak pernah merasakan pendidikan tinggi seperti kita. Tetapi karna sebagai tetangga juga, saya pun diam dan ikut mengomentari seperti biasa.

Belum lagi demo yang menyangkut permasalahan Bank Century. Tak dapat dipungkiri sebenarnya kita sudah

Sholawat

kehilangan kepribadian sebagai masyarakat ramah dan penuh sopan santun yang selalu didengung-dengungkan oleh turis mancanegara yang tiap kali datang mengunjungi tempat-tempat wisata di negeri ini.

Walaupun tidak semua masyarakat maupun mahasiswa berbuat yang demikian, namun dari diri kita sendiri berharapdan berusaha untuk selalu berfikiran yang baik dan santun dalam menghadapi hal-hal yang pelik di sekitar kita.

Oleh karena itu, wahai kaum muslimin di mana saja dan siapa saja. Marilah kita selalu melatih diri untuk selalu bersikap seperti sikapnya Rosululloh, untung-untung karena inilah Bulan Robi’ul Awwal yang mungkin akan lebih barokah jika kita melakukannya.

Tulisan di atas merupakan sitiran dari pikiran kritis seorang Ulama’ besar di Indonesia. Dan akhir kata, Marilah kita junjung tinggi akhlak yang terpuji, Maka Allah akan membalas dengan yang hal lebih terpuji ! Amin.

Shollu ‘Alan Nabi Muhammad !😀

Posted in: Islam, Religi Area