Cahaya Kehidupan Yang Sulit Ditiru

Posted on 25 Desember 2009

7


Pada zaman dahulu, pernah diceritakan oleh seorang Ulama’ kharismatik di daerah Demak. Hiduplah sebuah keluarga, di dalam keluarga tersebut kalau tidak salah terdiri dari seorang Ayah dan 3 orang anak perempuan.

Sang Ayah merupakan orang yang sangat perhatian sekali pada tiga anaknya ini. Beliau membimbing maupun menyekolahkan anak-anaknya tersebut sehingga saat mereka dewasa menjadi orang yang sangat berguna bagi masyarakat.

Perjuangan sang Ayah dalam memberikan segenap jiwa dan raga agar anaknya bisa menjadi orang yang bertaqwa memang sangat besar sekali dan sulit untuk ditiru di zaman sekarang ini. Ketiga anaknya juga selalu diberi kasih sayang oleh beliau, Sang Ayah. Dengan itu, satu keluarga tersebut menjadi keluarga yang sangat tentram dan penuh keberkahan.

Waktu demi waktu, yang namanya makhluk hidup dan manusia pasti akan menemui ajal. Allah adalah tempat kembalinya manusia setelah di dunia yang fana dan penuh kerusakan ini. Sang Ayah menghembuskan nafasnya yang terakhir. Innalillahi Wa Inna Ilaihi Roji’un. Ayah yang sangat berwibawa dan penuh dengan kesabaran dalam mendidik anak-anaknya itu sekarang telah tiada dan meninggalkan duka yang begitu berat dirasakan oleh ketiga putrinya.

Selang beberapa hari, kalau tidak salah. Ketiga putri tersebut bersama-sama pergi ke makam sang Ayah untuk berdo’a pada Allah Yang Maha Kuasa. sesampainya di makam, ketiga putrinya pun berucap dan berdo’a di samping makam Ayah mereka. Di dalam do’anya mereka mengeluh pada Allah, “Ya Allah jika Engkau telah benar-benar mengambil Ayah kami dari dunia, maka kami ingin minta bukti !! Ya Allah izinkanlah Kami untuk menyusul ayah kami !!” begitulah kira-kira do’a mereka bertiga. Do’a yang tidak lazim terucap untuk manusia biasa.

Tidak lama kemudian, do’a yang mereka panjatkan di makam ayahnya dikabulkan oleh Allah SWT. Ketiga putri tersebut akhirnya meninggal dunia, menyusul kepergian sang Ayahnya di alam baka. Oleh kasih sayang yang diberikan ayah pada anak-anaknya sehingga anaknya masih berbakti pada orang tua walaupun sampai di akhir hayat. Sungguh cerita yang sulit untuk dicontoh bagi kita, manusia.

Cerita yang memaparkan pada kita akan kasih sayang seorang Ayah kepada anak, dan anak kepada Ayahnya. Sehingga mereka tidak terpisahkan di Alam sana. Wallahu A’lam.

Wassalamu’alaikum.

Oleh : Jamaah Muji Nabi, Girikusumo Demak.

Posted in: Islam, Religi Area