Datangnya Si Koala

Posted on 17 Desember 2009

0


ubuntu 9_10 karmic koala

Senang sekali rasanya. Senang karena secara tiba-tiba sewaktu pulang kuliah dan masuk ke kamar, saya lihat tergeletak sebuah paket pos berbahasa inggris dan bertuliskan nama saya. Setelah saya cek, ternyata ini merupakan paket ubuntu yang dikirim oleh Shipit (kemungkinan dari Breda, Belanda). Dalam hati saya “kok bisa ya !!”, padahal sekitar satu setengah bulan yang lalu saya cuma iseng-iseng nulis nama dan alamat di situs web shipit ubuntu, yaitu penyedia Ubuntu gratis.

Saya langsung saja membuka paket sederhana tersebut, karna hanya dibungkus dengan kertas dan di dalamnya terdapat berupa CD Ubuntu Karmic Koala. Tetapi rasa senang telah mendapatkan CD Ubuntu ini merupakan obat yang ampuh setelah seharian ini saya berkutat di kampus. CD Ubuntu dan covernya yang berwarna kuning tersebut kemudian saya jajal di laptop saya secara Live CD.

Salah satu perbedaan awal Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope dengan Ubuntu 9.10 Karmic Koala ini yang saya perhatikan sewaktu booting adalah tampilan awal loading yang lebih apik dibanding Ubuntu 9.04. Kemudian berlanjut ke sistemnya, ternyata tampilan tidak berbeda jauh dengan Ubuntu 9.04 yang kekuning-kuningan.

Menurut banyak sumber, katanya Ubuntu Karmic Koala mempunyai booting yang lebih cepat dibanding Ubuntu 9.04 dan memang benar setelah saya install ubuntu ini di laptop saya. Karena sebelumnya di laptop ini telah terpasang OS Windows Vista dan Ubuntu 9.04, maka Ubuntu 9.04 saya ganti dengan menginstall 9.10 ke direktori 9.04. Dan hilanglah seluruh data-data di Ubuntu 9.04, tapi tak apa karna saya tidak sering memakai Open Source.

Di saat instalasi memasuki menu pemilihan partisi harddisk, itulah hal-hal yang membuat saya deg-degan karna jika ceroboh maka seluruh data di harddisk Anda bisa akan terbang alias hilang. Di menu pemilihan partisi tersebut pilihlah “Specify partition manually” untuk amannya.

karmic koala

Lalu saya berlanjut dengan menghapus partisi bertipe ext3 dan menambahkan (add) kembali dengan menggunakan tipe ext3 juga, tidak ada perbedaan jika Anda memilih di antara kedua tipe partisi tersebut karna sama-sama dapat dibaca Ubuntu. Selain itu, jika Anda belum pernah menginstall Ubuntu pada harddisk maka buatlah partisi baru dengan memecah salah satu partisi Windows.

Klik forward dan selesaikanlah step by step instalasi selanjutnya. Tidak sulit asalkan Anda berhati-hati. Tanyakanlah pada orang yang berpengalaman jika menemui kesulitan.

Mari bermain dengan Koala !!!

Posted in: FTI, IT, Linux